Selasa, 16 Desember 2008

Pantai Senggigi

Obyek wisata yang sangat terkenal adalah pantai Senggigi. Pantai ini terletak tidak begitu jauh dari kota Mataram ataupun dari bandara yang di Ampenan, hanya 1/2 jam perjalanan. Apa bukti obyek wisata ini sangat terkenal?…di sepanjang pantai senggigi ini telah berdiri banyak hotel berbintang 5 dan bintang 4 baik itu yang berada di pesisir pantai ataupun berada di bukitnya.
Senggigi di kala siang

Senggigi di kala siang

O iya, pantai Senggigi ini berada dibagian barat pulau lombok. Pantai ini menghadap selat Lombok yang berbatasan dengan Pulau Bali. Pantai Senggigi pasirnya memang tidak putih seperti pantai-pantai terkenal kebanyakan, pantainya berpasir cokelat tetapi bersih dan berkontur landai sehingga sangat cocok untuk bermain-bermain di pinggir pantainya.

Senggi dari bukit

Senggi dari bukit

Pantai Senggi sangat eksotis karena ditambah dengan pohon -pohon kelapa yang sangat banyak sehingga panorama sangat bagus sekali apalagi menikmati pantai ini di kala sunset. Senggigi sangat terkenal sebagai tempatang sangat cocok untuk menikmati sunset. Dan salah satu tempat yang cocok untuk menikmati sunset adalah di pantai yang berupa tanjung di dekat pantainya Senggigi Beach hotel, dimana di area tersebut disediakan berupa sea wall berupa tangga-tangga sehingga bisa sambil duduk-duduk menikmati kala matahari tenggelam. Dan ditambah nilai plus dengan melihat atraksi pemancing-pemancing penduduk lokal yang sangat banyak seperti di salah satu wallpaper saya berikut ini :

Dan beginilah view ketika sunset tiba…..

Senggigi di kala sunset

Senggigi di kala sunset

Side Sampun jok senggigi

Read More......

Nama Khas Orang Sasak

Berbicara tentang “nama”, nama merupakan suatu hal yang mutlak dalam suatu benda, dengan nama tersebut, kita bisa bercerita atau menjelaskan maksud kita pada yang lain. Nama merupakan suatu instrumen untuk mengenali dan mengindikasikan suatu benda atau orang.

Sebuah nama sering dijadikan sebagai judul bagi karakter, penampilan serta impresi terhadap seseorang. Bahkan seorang peramalpun, sering menggunakan nama sebagai data awal dalam memahami dan melakukan ramalan terhadap seseorang. Sebuah nama, kadang-kadang menginformasikan kepada kita, bahwa seseorang itu berasal dari suatu daerah, suku, atau keluarga tertentu seperti nama-nama yang kita dapatkan dari warga suku Batak. Dan selain itu sebuah nama juga bisa menginformasikan seseorang itu beragama apa, dari daerah mana, keturunan siapa, kalangan biasa atau bangsawan, jenis kelamin, dan lain sebagainya. Meskipun nama juga kadang menipu…

Nama bagi Orang Sasak

Di Lombok yang mayoritas didiami suku Sasak, seperti daerah lainnya, penduduknya memiliki nama-nama yang khas yang sering menunjukkan dia berasal dari Lombok.

Dalam kultur masyarakat Sasak, pemberian nama bagi seorang bayi dilakukan saat “pra api”. Nama bagi masyarakat Sasak, sering diartikan sebagai sebuah doa dan identitas bagi anaknya.

Karena masyarakat Sasak mayoritas beragama Islam, sebagian masyarakatnya sering memberikan nama-nama dengan harapan namanya tersebut merupakan doa bagi anaknya seumur hidupnya, bahkan sepanjang masa sekekal waktu anaknya dihadirkan dalam takdir Ilahi (dunia dan akhirat).

Sayangnya, tidak sedikit masyarakat Sasak yang berpikir sempit bahwa doa hanya semestinya menggunakan bahasa Arab, sehingga nama-nama khas Sasakpun, meskipun memiliki arti yang baik dan dapat diniatkan sebagai doa, secara perlahan mulai tidak diminati lagi, padahal kita semua mungkin sepakat, bahwa Tuhanpun mengerti bahasa Sasak ketika kita berdoa menggunakan bahasa Sasak.

Memang bukanlah suatu masalah apakah orang tersebut akan memiliki nama yang Islam atau yang berbau Sasak. Namun yang ingin dikemukakan adalah bagaimana menyamakan persepsi sekaligus sosialisasi ke kalangan umum (khususnya luar Sasak) tentang nama-nama khas Lombok.

Memang ada juga nama-nama yang cukup populer khas Lombok seperti “Lalu” untuk laki-laki dan “Baiq” untuk perempuan. Sayangnya keberadaan nama Lalu dan Baiq, terbatas pada kalangan bangsawan Lombok saja.

Nama Khas Sasak Sebagai Identitas

Kita mungkin sering mendengar nama-nama Lubis, Harahap, Sitompul, dan kita cukup yakin bahwa mereka itu adalah orang Batak. Ada juga Suwarno, Hardjo, Tarno, Bambang, Poniyem, adalah nama-nama bagi orang Jawa. Untuk suku Sunda, kita sering mendengar nama Asep, Cecep, Dede, Eep, Endang dan lain-lain, sedangkan bagi orang Bali kita sering mendengar nama Wayan, Made, Nengah, Putu dan lain sebagainya.

Bagaimana dengan Sasak Lombok? Kita juga tentu memiliki nama-nama yang khas Sasak Lombok, sayangnya tidak sepopuler seperti dari etnis tersebut di atas

Nama-nama khas Sasak yang merupakan gelar kebangsawanan seperti juga disebutkan sebelumnya diantaranya adalah Raden, Lalu, Baiq, Dende atau Gede, tergantung dari daerahnya di Lombok. Namun yang paling populer dan paling banyak dipakai seantero Lombok adalah Lalu atau Baiq. Dan memang secara hirarki gelar Raden stratanya lebih tinggi dibanding Lalu.

Sementara untuk masyarakat Sasak umum, kita sering mendengar nama Mustiarep, Munarep, Mustiari, Munaris, Munerim, Muniri, Rumini, Seneng, Genah, Rumenah, Saimah, Sainah, Jumasih, Jumaah, Jumiri, Jumitri dan lain-lain. Bahkan nama Gubernur NTB sekarang Lalu Serinate, terkesan Sasak tulen.

Sayangnya nama-nama tersebut (nama untuk kalangan umum, bukan gelar kebangsawanan) sudah kurang diminati lagi, mungkin karena terkesan kampungan dan dianggap tidak relevan dengan tujuan memiliki nama sebagai doa (bagi yang beranggapan doa semestinya bahasa Arab).

Nama-nama khas Sasak akan terasa sekali manfaatnya kalau kita di daerah rantau, ketika mendengar seseorang bernama depan Lalu atau Baiq, kita mungkin akan serta merta mengatakan orang tersebut saudara kita dari Lombok. Tapi bagaimana kalau saudara kita tersebut bukan golongan bangsawan, yang berarti tidak menggunakan Lalu atau Baiq, kita mungkin akan kesulitan untuk mengetahuinya secara langsung bahwa dia dari Lombok.

Lalu bagaimanakah seharusnya memberi nama anak kita? Terserah anda.

Mohon maaf kalau ada yang salah.


Read More......

Wisata Alam Gunung Rinjani


Disamping anda bisa menikmati keindahan pantai, di Lombok anda juga bisa menaklukkan Rinjani, Gunung berapi tertinggi ke dua di Indonesia setelah Kerinci di Sumatera. Gunung ini memiliki ketinggian 3726 meter di atas permukaan air laut. Gunung ini tidak sekedar tinggi, namun menawarkan panorama alam yang mengagumkan, sebuah mahakarya yang eksotis dan layak dinikmati.

Di atasnya, anda akan menemukan danau Segara Anak, sebuah danau yang indah. Sebagai suatu imbalan telah bersusah payah menaiki Rinjani. Temukanlah, dan ayo taklukkan Rinjani…. dan dapatkan diri anda sebagai seorang yang sangat kecil, sehingga tak ada alasan lagi untuk membanggakan diri.

(Coba telaah perbandingan tinggi Rinjani dengan luas daratan Lombok, bandingkan dengan tinggi Kerinci dan luas Sumatera)

Berikut ini adalah lokasi yang menjanjikan suatu decak kagum akan mahakarya sang pencipta.

Tempat Tempat Penting Dalam Perjalanan mendaki Gunung Rinjani-Lombok*

Bunut Ngengkang ,
adalah sebatang pohon beringin besar, di bawahnya di jadikan tempat
peristirahatan pertama oleh para pendaki, tempat pertemuan antara
jalan senaru ke semongkat.
tempat ini menyeruypai seseorang yang berdiri dengan kedua kakinya
yang terbuka seperti layaknya kaki yang mengangkang. itulah sebabnya
di sebut bunut ngengkang. Andongan tembing adalah merupakan pintu
untuk memasuki hutan belantara. merupakan pintu I dalam pendakian
gunung rinjani. di tempat ini pare pendaki di ingatkan berhati hati
karena sudah mulai terdapat banyak tebing yang berbahaya.

Montong Satas ( Pos II )
tempat ini merupakan temapt peristirahatan, disini terdapat batuyang
di sebut Batu Penyesalan. di tempat inilah muncul perseteruan dalam
hati para pendaki antara melanjutkan perjalanan atau kembali, karena
jarah yang di tempuh ke tempat tujuan sama jauhnya dengan perjalanan
kembali. pada sa’atitu kondisi badan sudah lumayan letih. dalam
keadaan normal tempat ini dapat di jangaku selama 2 jam dari bunut
ngengkang.

Senggah Basong ( Barking Deer )
Rusa jenis ini memang penghuni kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani,
bentuk fisiknya sama dengan menjangan lainnya, yang berbeda adalah
susunan susunya yang terdiri dari lima punting susu. sementara
menjangan atau senggah biasa memiliki 4 punting susu. muka menjangan
ini menyerupai anjing, tanduknya agak melengkung ke belakang serta
baunya mirip seperti anjing, itulah sebabnya jenis satwa ini di sebut
Senggah Basong ( senggah = menjangan, bbasong = anjing )

Goa SUSU
Di Tamana national Gunung Rinjani terdapat 3 goa yang terkenal yaitu
Goa susu, goa payung dan goa manik, goa susu dapat di jadikan media
bercermin diri, sering di gunakan sebagai tempat bermeditasi. orang
orang yang berhati kotor, dengki akan mendapat kesulitan untuk
memasuki goa susu. Lubangnya lobangnya memang sempiy namun sebaliknya,
hanya orang orang yang berhati mulia, bersih lahir batinya yang dapat
memasukinya. dari dalam goa air menetes dari ujung bebatuan yang meyerupai

punting susu, itulah sebabnya di sebut goa susu. rasa air yang menetes
dari setiap puting tersebut berbeda beda.
di dalam goa susu terasa suhu yang panas dan berasap bagaikan asap
kukusan sehingga pelakuan dalam proses ini di sebut mengukus dan
terkadang orang menyebutnya rontgen, dan sangat bagus untuk
menyembuhkan segala macam penyakit di badan.

Aiq Kalak / Air Panas
Aik kalak, berarti air panas, air inilah yang di gunakan untuk berobat
segala macam penyakit. salah satu dari sekian nama air panas adalah
pangkereman jembangan yang berarti suatu tempat berendam. di tempat
ini mata air panas meyembur dengan suhu yang sangat tinggi. banyak
para pendaki menggunakan tempat ini untuk menguji benda benda bertuah.
membuat minyak obat dari kelapa. benda benda bertuah seperti keris,
pedang, golok, badik, tombak dapat menjadi lengket apa bila di
rendam, itu menandakan bahwa benda benda tersebut jelek, tidak
memiliki kekuatan supranatural. sebaliknya, apabila benda benda itu
tetap utuh berarti benda benda tersebut memiliki kekuatan
supranatural. dipercaya sudah memiliki Mang ( kekuatan ).

Danau Segara Anak
dari atas, danau segara segara anak tampak luas meyerupai lautan.
dengan warna air yang mebiru, danau ini bagaikan anak lautan. karena
itulah disebut segara anak, danau segara anak menyimpan berbagai
misteri dan kekuatan gaib, itulah sebabnya manusia merasa betah
tinggal lama di tempat ini. disinilah komunitas mahluk gaib yang di
sebut jin bermukim. diyakini sekitar danau segara anak di huni oleh
komunitas bangsa jin yang sangat banyak, sebagai besar dari mereka
beragama islam. keyakinan masyarakat, apabila Danau Segara ANak
terlihat luas menandakan bahwa umur orang yang melihat itu masih panjang.
sebaliknya jika tampak sempit maka menandakan umir si pelihat pendek.
untuk itu agar tidak menjadikan seseorang pesimis maka segera di
lakukan bersih diri. artinya bangkitkan semangat hidup dan harus
berjiwa tenang. pandanglah kembali danau sepuas puasnya.
Pantangan ketika di sana, tidak boleh melakukan hubungan intim suami
isti, jangan mengeluh dan berkata kotor, harus tetap sabar dalam
menghadapi persoalan persoalan.

Gunung Baru Jari
Gunung baru berarti gunung berapi yang baru , anak gunung itu
menyembul di tengah tengah Danau segara Anak, menurut kepercayaan
masyarakat, gunung baru merupakan pusar Gunung rinjani, jika gunung
baru yang meletus tidak akan membahayakan Penduduk di Pulau Lombok.
Terkecuali yang meletus Gunung Rinjani sendiri. Sebagaian masyarakat
percaya bahwa ketika gunung baru meletus tahun 1994 dan 2004 adalah
merupakan ulah bangsa jin, mereka sedang membangun. hal ini tampak
dari batu batu yang di semburkan tersusun rapi dan indah. batu batu
tersebut berada pada bagian kaki Gunung Baru.

Puncak Rinjani
Di Puncak gunung Rinjani diyakini oleh masyarakat umum di lombok
adalah Sebagai tempat bersemayamnya Raja Jin, penguasa Gunung Rinjani
bernama Dewi Anjani.
dari puncah ke arah tenggara terdapat sebuah lautan debu ( kaldera )
yang dinamakan Segara Muncar. pada saat saat tertentu, dengan kasat
mata dapat terlihat istana Ratu Jin. Pengukutnya merupakan golongan
Jin yang baik baik. alkisah Ratu Jin Dewi Anjani adalah seorang putri
Raja yang tidak di izinkan menikah dengan kekasih pilihannya. pada
suatu tempat mata air bernama Mandala sang Ratu Menghilang. ia
berpindah tempat dari alam nyata menuju alam gaib ( alam Jin ).

Sandar Nyawa / Bunga Abadi
Jenis tanaman ini menurut kepercayaan terlarang di petik, karena
tanaman ini merupakan tanaman di dalam Taman Sari dari kerajaan Jin
di alam gaib. untuk memperoleh bunga ini masyarakat pada zaman dulu
harus berani mempertaruhkan nyawanya. itulah sebabnya bunga ini
disebut bunga Sandar Nyawa. bunga ini tak pernah layu, usianya sama
dengan usia mahluk gaib.

Kalimantong
Tanaman ini banyak tumbuh di sepanjang jalan menuju kawasan Gunung
Rinjani. Pohonnya berduri bagaikan pohon mawar. buahnya merah seperti
strawbery. buah kalimantong dapat di makan dan rasanya manis sedikit
kecut. buah ini dapat menjadi pelepas dahaga dan lapar para pendaki
yang kehabisan bekal.

(*article dari Ronie, Rinjani Trekking Club, JL. Raya Senggigi Km. 08, Senggigi 83355 +628175730415, www.anaklombok. com)

Read More......